mengapa kau benci malam?
mengapa kau teteskan air mata
seiring berakhirnya jingga
dan datang sang malam
dengarlah sayang,
malam bukan hanya tentang kegelapan
malam bukan hanya tampilkan mistisnya purnama
tapi malam itu sejuk yang dapat dihangatkan
gelap yang bisa diterangi
memupuk keindahan
yang tak ada saat matahari ada
dulu aku pun takut malam
dulu akupun insomnia bila gelap
sampai aku dewasa
ku sadari tak ada yang harus ditakuti
malah banyak yang harus disyukuri
Tuhan bahkan cinta sepertiga malam akhir
jangan takut gelap sayang
ada aku
ada Tuhan
