Perih s'lalu bayangi angan
Menelusuk, menetaskan luka dalam ilusi yang mengiringi setiap langkah
Sesalku akan dosa
selamanya merajamku sampai jatuh
sampai tenggelam
Namun uluran tanganmu
menetaskan tenang
melahirkan senyum
Ilusi surga dengan gambaran ketenangan rasa
Perih musnah didekapmu
Aku ingin kau sentuhku hingga perih itu musnah
Dan takkan pernah kembali
Aku ulurkan tangan
dan menunggu kau genggam
Hingga waktu indah itu :)
special for Yolanda Rafles

No comments:
Post a Comment