bunga
ku tahu kau hanya menari
masih berjalan menuju senja kemarin
mereka sudah lihat durimu
dulu hanya ku saja yang tertusuk
kini durimu menusuk dalam
tarianmu, menjadi jalan lurus
sakitkanku, melepuh, berhenti berjalan
kejutkanku, meriuh, dalam hari baru, tetap ku akan berjalan
bunga
indahmu kini
embun
ku takkan biarkan siang
ku takkan mampu tatap surya
tanpa kuhirup bau embun
tanpa kugenggammu bunga
hey pagi
teruslah pagi
hingga tiada siang\
hingga pagi abadi
ku takut malam
menetaslah cinta
karena pagi adalah rasa
karena pagi adalahharapan
ku takut
bila sudah gelap

No comments:
Post a Comment